Ini dia mahasiswa Indonesia yang Menangi Kontes Balap Mobil Hemat energi Dunia!

Mahasiswa berasal dari UPI, Bandung ini memenangi kontes balap mobil hemat energi internasional loh!.

Tim mahasiswa yang menamakan diri Bumi Siliwangi mulai dari posisi kedua di belakang tim Prancis dari delapan tim yang turun dalam final lomba balap mobil Urban Concept atau konsep perkotaan dengan tiga jenis bahan bakar, bensin, disel dan listrik, di Olympic Park, London, Minggu (03/07).

Manajer Shell Eco Marathon, Danny Van Otterdyk, memuji kalkulasi tim Bumi Siliwangi yang membawa mereka menjadi juara dengan mobil listrik.

Cara mereka menghitung energi sangat baik dan mereka pantas menang. Saya senang mereka bisa menang dalam acara perdana lomba balap mobil buatan mahasiswa ini,” kata Van Otterdyk kepada wartawan BBC Indonesia, Endang Nurdin.

Saat lomba dimulai, mobil listrik Bumi Siliwangi, sempat turun di tempat keempat namun menyalip ke tempat teratas dalam tiga putaran lomba sejauh masing-masing sekitar 2,25 kilometer, dengan elevasi naik turun antara tiga sampai 12 meter.

Posisi kedua dalam lomba balap pertama ini diduduki tim dari Prancis ISEN Toulon yang juga menggunakan baterai listrik seperti UPI Bandung, dan yang ketiga tim Mater Dei Supermileage, dari Amerika Serikat yang menggunakan bahan bakar bensin.

Secara keseluruhan ada tiga tim mahasiswa yang mewakili Indonesia dalam ajang ini, termasuk dari Universitas Indonesia dengan bahan bakar bensin dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dengan diesel, namun hanya Bumi Siliwangi yang lolos ke putaran final.

Lebih dari 200 tim mahasiswa dari 29 negara ikut serta dalam lomba ini setelah menghabiskan waktu satu tahun terkahir untuk merancang, membangun dan menguji mobil hemat energi mereka.

Tim yang ikut dalam kejuaraan dunia pertama lomba mobil buatan mahasiswa ini dipilih dari juara lomba di kawasan Asia, Eropa dan Amerika Serikat.

Amin Sobirin, manajer Bumi Siliwangi mengatakan dari awal timnya mengejar kecepatan dan melatih pengemudi melintas naik turun dengan mobil listrik di seputar Bandung.

Ramdani, pengemudi balap Bumi Siliwangi, mengatakan sepanjang balap timnya terus berkomunikasi untuk memperlambat atau mempercepat mobil guna memastikan tenaga listrik yang disediakan dapat digunakan sampai garis finis.

Tim UPI, Bandung ini meraih juara dua dalam lomba Shell Asia Maret lalu di Manila dengan kecepatan 75 kilometer per KWH (kilowatt hour) dan dalam balap di London ini mereka meraih sekitar 80 kilometer per KWH.

Hadiah lomba termasuk diundang untuk menghabiskan sepekan bersama Scuderia Ferrari di Maranello, Italia.

Mereka akan bertemu dengan tim Ferrari dan menerima pelatihan pribadi serta nasihat dari para teknisi mengenai cara untuk meningkatkan performa kendaraan mereka pada Shell Eco-marathon 2017.

Sriyono, dosen pendidikan teknik mesin UPI Bandung mengatakan sekembalinya ke Indonesia mereka akan langsung kembali ke laboratorium untuk melakukan riset dan meningkatkan prestasi dari kendaraan yang ada saat ini.

“Kami juga akan mencoba ikut berkompetisi dalam lomba sejenis termasuk ikut dalam kontes nasional mobil hemat energi,” kata Sriyono.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma, mengatakan prestasi UPI menunjukkan para mahasiswa Indonesia dapat bersaing di tingkat dunia dari sisi teknologi dan inovasi khususnya dalam upaya melakukan langkah penghematan energi.

Wah sungguh prestasi yang membanggakan ya guys, contoh mereka kawan-kawan dari UPI ini, semoga kita semua dapat ikut mengharumkan nama bangsa dikancah internasional dengan prestasi ya guys! selamat membaca.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *